Review Penggunaan Situs E-Government Wilayah Bogor

Assalamualaikum wr wb

Halo, saya balik lagi di blog yang udah lumayan banyak sarang laba-labanya ini. Hehe. Jadi ceritanya saya punya tugas kuliah baru nih tentang e-government. Nah, tugasnya kali ini ada melakukan pengaduan mengenai apa saja yang dikeluhkan oleh kami—selaku orang yang setiap harinya melakukan aktivitas di kota bogor. Sebetulnya saya bukan orang yang berdomisili di kota Bogor. Hanya saja saya setiap hari menimba ilmu di salah satu perguruan tinggi negeri di pusat kota Bogor. Sedikit banyak yang saya ketahui tentang tentang kota ini. Tapi saya belum tahu banyak mengenai kabupatennya. Ada beberapa pilihan situs e-gov untuk wilayah Bogor ini. Saya ambil contoh misalnya saja aspirasi kota Bogor, ini merupakan situs yang dikhususkan untuk keluhan/kritik/pengaduan/saran di kota Bogor saja. Akan tetapi, salahnya saya yang terpengaruh dengan teman-teman—yang katanya situsnya tidak bisa diakses—memutuskan untuk memilih situs laras online atau situs untuk pengaduan/keluhan/kritik/saran yang dikhususkan untuk di kabupaten Bogor saja.

Nah, saya memulai mengakses laras ini pada tanggal 19 Oktober 2015. Saya memulai dengan mendaftar terlebih dahulu untuk bisa mengirimkan pengaduan via website.


Di dalam form terdapat alamat email yang wajib diisi karena nantinya setelah mendaftar, kita akan diberikan pesan melalui email berupa pemberitahuan bahwa akun kita telah aktif, dan diberi link untuk masuk ke situs laras online yang telah diaktifkan tadi.
Setelah itu langsung saja login dengan memasukan username dan password. Kemudian segera pilih menu kirim pengaduan.

Setelah mengirim pengaduan, nantinya akan ditampilkan notifikasi “Terima kasih. Saran Anda berhasil dikirim”. Dan saya telah mengirim pengaduan tersebut pada tanggal 19 Oktober 2015 jam 8:47 WIB.
Akan tetapi yang membingungkan disini ternyata sewaktu saya cek di menu aspirasi via web, pengaduan saya belum muncul sedangkan teman-teman yang lain yang telah mengirim pada hari sebelumnya sudah muncul. Saya simpulkan disini ternyata situs ini tidak auto update.


Kemudian saya mengecek pada menu pengaduan terkirim sekitar empat hari kemudian. Ternyata hasilnya seperti berikut ini.
Status terkini dari “Diproses” menjadi “Dianalisa”
Saya pikir saya salah mengirim pengaduan, karena pengaduan pertama yang saya kirim adalah mengenai wilayah Bogor kota. Maka dari itu saya mengirim ulang pengaduan tentang wilayah kabupaten yaitu cibinong. Akan tetapi hasilnya adalah…



Statusnya menjadi “Didisposisi”.

Kesimpulan yang saya dapat setelah memakai situs ini adalah situs ini merupakan situs yang dikhususkan untuk wilayah kabupaten saja. Entah pengaruh pengaduan pertama saya atau apa saya juga tidak begitu paham jadi pengaduan saya belum direspon oleh pihak pemkab. Karena dalam pengaduan pertama saya mengadukan tentang kemacetan yang terjadi di sekitaran stasiun Bogor. Akan tetapi yang saya sesalkan disini adalah mengapa setidaknya admin membalas untuk memberitahu ulang user yang terkadang memiliki human error seperti saya ini. Adanya situs ini sangat membantu masyarakat dalam memberikan aspirasi maupun keluhan tentunya. Saya sangat menghargai upaya pemerintah dalam pembuatan situs ini, tetapi ada baiknya jika pemerintah lebih mengembangkan situs ini agar sistemnya bisa jauh lebih baik lagi.

Sekian, terima kasih teman-teman yang telah membaca blog-ku.

Komentar

  1. Postingannya mantap ! Terimakasih atas info di postingannya semoga bisa bermanfaat :)

    BalasHapus
  2. Saya juga melakukan hal yang sama seperti kamu, tetapi laras bogor menanggapi saya seperti ini Tindak Lanjut: 'Mohon maaf pengaduan anda sebaiknya disampaikan ke layanan pengaduan masyarakat Pemkot Kota Bogor agar segera ditindak lanjuti, karena daerah yang anda maksudkan bukan wewnang Pemkab Bogor'
    jadi menurut saya, pengaduan kamu memang masih dalam proses karena apabila pengaduan tersebut mendapat tanggapan tindak lanjut seperti diatas statusnya akan menjadi 'Ditolak' *just info*

    jangan lupa berkunjung ke tifannychia.blogspot.com :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

First Blog

Pengecut