Aku, Kamu. Aku tidak lebih pintar dari siapa pun. Tidak juga kamu. Bahkan aku tidak lebih pintar dari diriku sendiri. Wanita bodoh ini masih saja bersikeras percaya, Bahwa kamu, Adalah orang yang akan kembali ke masa lalu--Saat kita pertama bertemu. Wanita bodoh ini masih saja bersikeras membantu segala yang kamu butuh. Bahkan waktu, materi, dan tenaganya bukan lagi miliknya. Wanita bodoh ini tidak berharap untuk kamu bisa merasakan, Kalau melihat saja kamu tidak mampu. Wanita bodoh ini tak pernah sekalipun bertemu orang sepertimu. Yang dipaksa merasa malah menguatkan logika. Yang dipaksa mendekat malah menjauhi jarak. Wahai kamu, Yang hatinya kaku, beku, membaja, membatu. Semoga kamu selalu begitu. Pada setiap kepingan hati yang kamu rebut pada malam hari, Dan tidak pernah mengembalikannya sampai ribuan malam lagi.
Postingan
Menampilkan postingan dari Oktober, 2016